Artikel Lengkap

Jakarta, ENGINEWS.COM – Inovasi di sektor otomotif terus bergerak cepat. Kali ini, konsorsium yang terdiri dari 12 perusahaan Eropa dan Jepang berhasil mengembangkan mesin pembakaran internal berbasis hidrogen dengan efisiensi termal mencapai 52%.

“Mesin ini menggunakan injeksi langsung dan sistem pengapian plasma yang memungkinkan pembakaran sempurna. Kami menargetkan produksi massal pada 2028,” ujar Dr. Hans Müller, pimpinan proyek.

Teknologi ini dianggap sebagai jembatan menuju era kendaraan nol emisi, mengingat infrastruktur hidrogen mulai dibangun di berbagai negara. Selain itu, biaya produksi mesin hidrogen diperkirakan turun 30% dalam tiga tahun ke depan.

“Ini adalah lompatan besar. Mesin hidrogen tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mempertahankan karakter suara dan performa mesin konvensional yang dicintai para penggemar otomotif.”

Di Indonesia, beberapa startup otomotif mulai melirik teknologi ini. Kementerian Perindustrian menyatakan akan memberikan insentif bagi produsen yang mengadopsi mesin ramah lingkungan.

Artikel ini adalah bagian dari seri “Masa Depan Otomotif” yang akan tayang setiap pekan di ENGINEWS.COM. Ikuti terus perkembangan terbaru dari dunia mesin dan teknologi.

Artikel Populer