Jakarta, ENGINEWS.COM – Inovasi di sektor otomotif terus bergerak cepat. Kali ini, konsorsium yang terdiri dari 12 perusahaan Eropa dan Jepang berhasil mengembangkan mesin pembakaran internal berbasis hidrogen dengan efisiensi termal mencapai 52%.
Teknologi ini dianggap sebagai jembatan menuju era kendaraan nol emisi, mengingat infrastruktur hidrogen mulai dibangun di berbagai negara. Selain itu, biaya produksi mesin hidrogen diperkirakan turun 30% dalam tiga tahun ke depan.
Di Indonesia, beberapa startup otomotif mulai melirik teknologi ini. Kementerian Perindustrian menyatakan akan memberikan insentif bagi produsen yang mengadopsi mesin ramah lingkungan.
Artikel ini adalah bagian dari seri “Masa Depan Otomotif” yang akan tayang setiap pekan di ENGINEWS.COM. Ikuti terus perkembangan terbaru dari dunia mesin dan teknologi.